Scroll to read post
Example 325x300
Example floating
Example floating

Tesla Roadster Pakai Thruster SpaceX, Produksi Mulai 2028

28 views
Example 468x60
A-AA+A++

Fokus Semarang mencatat Tesla Roadster 2028 kembali menjadi perhatian setelah produsen mobil listrik tersebut memperkenalkan versi terbaru sports car yang telah lama tertunda. Kendaraan dua kursi itu menggunakan teknologi thruster bergaya roket yang dikembangkan bersama SpaceX dan didemonstrasikan mampu melakukan manuver tidak biasa sebelum kembali mendarat. Tesla menyatakan produksi kini ditargetkan mulai pada 2028. Reuters

Roadster generasi baru sebenarnya bukan produk yang baru pertama kali terdengar.

Example 300x600

Tesla telah menunjukkan konsep kendaraan tersebut hampir satu dekade lalu.

Sejak saat itu, jadwal produksi beberapa kali bergeser.

Peluncuran terbaru kemudian menjadi kesempatan perusahaan menunjukkan bahwa proyek tersebut masih hidup.

Tesla Roadster 2028 Gunakan Thruster

Bagian paling mencolok dari Roadster baru bukan motor listriknya.

Tesla memasang sistem thruster yang dikembangkan dengan teknologi dari SpaceX.

Dalam demonstrasi, mobil bergerak terbalik pada sebuah ramp dengan bantuan sistem suction sebelum melakukan putaran di udara.

Kendaraan kemudian menggunakan thruster untuk membantu manuver dan mendarat.

Pada demonstrasi lain, Roadster melompati sebuah truk dan beberapa kendaraan.

Rincian spesifikasi Roadster menyebut kendaraan juga ditargetkan memiliki kecepatan puncak lebih dari 230 mil per jam atau sekitar 370 km/jam. Reuters

Jarak tempuh diklaim lebih dari 300 mil.

Angka final tentu baru dapat diverifikasi ketika versi produksi tersedia.

Thruster Bukan Mesin Roket Utama

Istilah SpaceX thruster dapat menimbulkan salah pengertian.

Roadster tetap merupakan mobil listrik.

Motor listrik menjadi sumber tenaga utama untuk menggerakkan roda.

Thruster digunakan sebagai sistem tambahan untuk menghasilkan gaya dalam waktu singkat.

Teknologi tersebut memungkinkan kendaraan melakukan manuver yang tidak bisa dilakukan mobil biasa.

Namun, fungsi semacam ini kemungkinan memiliki kondisi penggunaan yang sangat terbatas.

Jalan umum mempunyai aturan keselamatan.

Tidak realistis membayangkan pengemudi menggunakan kemampuan melompat di tengah lalu lintas biasa.

Karena itu, fitur lebih tepat dilihat sebagai demonstrasi kemampuan teknik.

Roadster Menjadi Halo Car Tesla

Industri otomotif menggunakan istilah halo car untuk model yang dibuat sebagai simbol teknologi terbaik perusahaan.

Mobil seperti ini biasanya tidak menjadi produk dengan penjualan terbesar.

Tujuannya adalah membangun citra.

Ferrari menggunakan supercar untuk menunjukkan performa.

Mercedes-AMG memiliki model ekstrem.

Porsche mempunyai sports car berteknologi tinggi.

Tesla selama beberapa tahun terakhir tidak mempunyai produk halo yang benar-benar baru.

Roadster dapat mengisi posisi tersebut.

Analis menilai nilai kendaraan lebih besar sebagai simbol teknik dibanding sumber pendapatan utama perusahaan. Reuters

Produksi Baru Ditargetkan 2028

Jadwal produksi menjadi salah satu pertanyaan terbesar.

Tesla pertama kali menunjukkan Roadster generasi baru pada 2017.

Saat itu, produksi diperkirakan berlangsung jauh lebih awal.

Namun, perusahaan kemudian memprioritaskan proyek lain.

Model 3 dan Model Y membutuhkan peningkatan produksi.

Cybertruck juga menyerap sumber daya.

Setelah itu, Tesla semakin fokus pada autonomous driving dan robotika.

Kini Elon Musk menyebut produksi Roadster ditargetkan 2028.

Artinya, konsumen tetap harus menunggu sekitar dua tahun lagi.

Harga Belum Ditetapkan

Tesla belum memberikan harga final pada acara terbaru.

Hampir satu dekade lalu perusahaan sempat menyebut harga dasar sekitar US$200.000.

Angka tersebut tidak dapat dianggap sebagai harga 2028.

Inflasi, teknologi baru, dan biaya produksi sudah berubah.

Thruster juga kemungkinan membuat kendaraan jauh lebih kompleks.

Mobil sport berperforma tinggi biasanya diproduksi dalam volume rendah.

Semakin kecil jumlah produksi, biaya per unit dapat lebih tinggi.

Karena itu, Roadster hampir pasti bukan kendaraan listrik massal.

Kecepatan Bukan Lagi Satu-satunya Ukuran

Mobil listrik telah mengubah dunia sports car.

Motor listrik menghasilkan torsi hampir seketika.

Bahkan kendaraan keluarga modern dapat melakukan akselerasi yang dahulu hanya mungkin pada supercar.

Hal tersebut membuat produsen mencari cara baru untuk membedakan produk ekstrem.

Kecepatan 0–100 km/jam tidak lagi cukup.

Roadster mencoba membawa pertunjukan berbeda melalui teknologi thruster.

Pendekatan itu sangat sesuai dengan gaya Tesla dan SpaceX yang sering menggunakan demonstrasi spektakuler.

Berat Baterai Tetap Menjadi Tantangan

Sports car idealnya ringan.

Mobil listrik mempunyai masalah karena baterai berat.

Jika Tesla ingin memberikan jarak lebih dari 300 mil sekaligus performa ekstrem, perusahaan harus mengelola bobot dengan sangat hati-hati.

Material ringan menjadi penting.

Struktur bodi juga harus cukup kuat menahan gaya besar saat akselerasi.

Sistem pendinginan baterai harus mampu bekerja ketika mobil digunakan secara agresif.

Semua itu membuat desain jauh lebih kompleks dibanding sedan listrik biasa.

Ban dan Rem Harus Mengikuti Kemampuan Mobil

Tenaga besar tidak berguna tanpa traksi.

Ban Roadster harus mampu menangani akselerasi dan kecepatan sangat tinggi.

Sistem pengereman juga menjadi bagian kritis.

Mobil listrik dapat menggunakan regenerative braking.

Namun, pada kecepatan ekstrem tetap dibutuhkan rem mekanis berperforma tinggi.

Aerodinamika juga berpengaruh.

Pada 300 km/jam lebih, gaya udara sangat besar.

Desain bodi harus menghasilkan stabilitas.

Kemampuan Udara Menimbulkan Pertanyaan Regulasi

Demonstrasi Roadster memancing perhatian karena kendaraan dapat meninggalkan permukaan.

Namun, regulasi jalan dibuat untuk mobil yang tetap berada di jalan.

Jika teknologi thruster masuk versi produksi, penggunaannya dapat dibatasi.

Produsen harus memastikan sistem tidak membahayakan kendaraan lain.

Perusahaan asuransi juga perlu mempertimbangkan risikonya.

Regulasi keselamatan kendaraan biasanya membutuhkan proses sertifikasi panjang.

Karena itu, belum jelas seberapa jauh kemampuan demonstrasi akan tersedia dalam versi pelanggan.

SpaceX dan Tesla Semakin Dekat

Kolaborasi ini juga menarik dari sisi perusahaan.

Tesla dan SpaceX sama-sama berada di bawah kendali Elon Musk tetapi merupakan perusahaan terpisah.

Teknologi thruster menjadi contoh nyata pertukaran kemampuan.

Sebagian pengamat bahkan melihat acara Roadster sebagai cara menunjukkan sinergi kedua perusahaan.

Namun, belum ada keputusan bahwa Tesla dan SpaceX akan digabung.

Roadster hanya menunjukkan bahwa teknologi aerospace dapat diterapkan pada kendaraan dalam bentuk tertentu.

Tesla Sedang Mengubah Prioritas Bisnis

Roadster diperkenalkan ketika fokus Tesla sudah lebih luas dari mobil.

Perusahaan mengembangkan robot humanoid Optimus.

Teknologi self-driving juga menjadi prioritas.

Robotaxi diharapkan menjadi bisnis besar.

Dalam konteks tersebut, Roadster bukan model volume.

Elon Musk sebelumnya bahkan menggambarkan kontribusinya terhadap keuangan Tesla sebagai relatif kecil.

Namun, produk semacam ini dapat menarik perhatian publik terhadap merek.

Tantangan Sesungguhnya Baru Dimulai

Demonstrasi panggung berbeda dari produksi massal.

Prototype hanya perlu bekerja pada kondisi yang telah dipersiapkan.

Mobil pelanggan harus berfungsi bertahun-tahun.

Kendaraan harus tahan hujan, panas, jalan rusak, dan penggunaan rutin.

Komponen thruster juga harus aman.

Servis menjadi pertanyaan berikutnya.

Teknisi Tesla membutuhkan prosedur khusus untuk menangani sistem tersebut.

Roadster Lebih Mirip Laboratorium Berjalan

Tesla Roadster 2028 pada akhirnya mungkin tidak pernah menjadi kendaraan yang sering terlihat di jalan.

Namun, fungsi produk dapat lebih besar dari jumlah unit yang terjual.

Mobil menjadi tempat Tesla mencoba teknologi baru.

Material ringan, baterai performa tinggi, pendinginan, software, dan kontrol kendaraan dapat dikembangkan melalui proyek tersebut.

Sebagian teknologi kemudian dapat turun ke model yang lebih murah.

Inilah fungsi klasik halo car.

Roadster menunjukkan batas kemampuan perusahaan.

Apakah semua klaim demonstrasi dapat bertahan pada produk akhir masih harus dibuktikan.

Tanggal 2028 juga menjadi target, bukan jaminan.

Setelah sejarah penundaan panjang, Tesla kini mempunyai dua pekerjaan sekaligus:

Example 300250
Example 120x600

Pos Terkait

Related Posts

No Response

There are no comments yet.
Be the first to comment here.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tesla Roadster Pakai Thruster SpaceX, Produksi Mulai 2028

Fokus Semarang mencatat Tesla Roadster 2028 kembali menjadi...

MSCI Kaji Turunkan Status Pasar Saham Indonesia
Anthropic Peringatkan AI Bisa Mereplikasi Diri di Internet
BPJS Keliling Semarang Permudah Warga Urus Layanan JKN
Example 728x250